Selasa, 27 April 2010

Air Hujan

Rasa yang terpendam menghimpit badan
Sesaki ruang hati yang ingin senantiasa lapang
Kilatan halilintar menyambar suaranya menggelegar
Hati yang kecil
Mata-mata yang sembab

Hujan menetesi sudut-sudut gersang
Tapi basahnya tak sampai di sini
Hanya suara petir yang buat cemas dan takut
Terduduk memegang lutut
Lemasnya jiwa hancurkan rasa
Keterpurukan membuat bosan

Tautan-tautan peristiwa yakinkan untuk tinggalkan derita
Kedukaan cukuplah sampai di siniTak ada linangan airmata lagi
Biarkanlah bermandikan hujan tanpa tersambar halilintar
Nestapa mengerucutlah
Pergilah duka-duka dari lubang jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar