"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Selasa, 27 April 2010
Hari Biasa
Hari yang seperti hari Memaknainya tak mengguratkan arti Sukma yang lemah Angin yang terhirup di pagi hari Pagi yang hanya sekedar pagi Seharusnya berarti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar