"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Jumat, 28 Mei 2010
Demikianlah Adanya
Demi Adam kuberjalan Demi Hawa maka kumencintaimu Demi Tuhan kupegang buhul agama sangat kencang Tak ada keraguan Sedih yang senantiasa diabaikan Aku manusia berhasrat yang beragama Nilailah Demikianlah adanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar