Kamis, 03 Maret 2011

Rumah Lacur

Orang tua telah memilih mempersilahkan pelacur tinggal dan tidur
Penumpang tak punya hak suara
Orang tua yang diiming-imingi harta
Sekedar pengiming belum terengkuh

Orang tua berharap terlalu besar pada para pelacur
Mata hati yang seharusnya berTuhan telah membuta
Sirnakan para penumpang yang belum melacur di mata orang tua

Lalu haruskah semua penghuni lacurkan diri?

Rumah lacur pilihan jelas sang pemilik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar