"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Rabu, 27 April 2011
Sedang Satu
Mengharu biru dalam canda Menangis sepi dalam tawa Merasa tiada yang sempurna Jiwa ini manusia Saat ini sedang kecewa Kosong dan sepi walau senyum terkembang merona Sendiri kelam hitam ungu menjingga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar