"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Senin, 26 Desember 2011
Anggrek Hitam
Dalam buai dingin otak melukis namamu Hati menyebut namamu Mulut terkunci Walau kugoncangkan Kau tetap terlelap Walau ku menebus berkurban Kau tak pernah bisa kembali
Kau mati
( Terkirim lewat sms ke Serly, 07 Desember 2011. Pkl. 18:22 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar