Rabu, 29 Oktober 2014

Dedosa Bak Sambal

Melukis asma Tuhan di langit malam dengan tinta hitam
Aku yang penuh salah
Berlumuran dedosa
Malu diri pada Tuhan

Bercanda dengan laku setan
Berkata kasar dan bermulut busuk bak binatang
Memuja dunia dengan kehidupan aroma setan
Aku malu pada Tuhan

Ibadah yang kupersembahkan
Kemudian perilaku iblis kujalankan
Seolah segala dosa tampak benar pada pandangan
Aku malu pada Tuhan

Namun rasa malu ini seolah sambal
Saat bahagia duniawi menyeruak melupa pada Tuhan
Aku manusia penuh nafsu
Dan aku sekali lagi sangat malu pada Tuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar