"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Sabtu, 18 Oktober 2014
Terkasih Abadi
Rasakanlah saat kasih tak berbalas Sedihnya hati karena manusia Masih membutanya mata hati Tak melihat dengan kedalaman jiwa Berharap kerasnya hati nun jauh di sana bisa melunak Dirinya yang berkarakter seperti iblis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar