Jumat, 19 Desember 2014

Untuk Bapakku

Kini tak lagi ada kata setelah aku dewasa
Aku lelaki kaupun lelaki
Bahasa kita berdua sebagai lelaki adalah logika

Saat kecil aku berpura-pura tertidur kaulah yang menjagaku dari gigitan nyamuk
Cara sederhana untuk melindungiku

Saat kecil kumenangis menyangka kau tinggalkanku di desa yang asing saat itu
Kasih sayang yang kau berikan padaku terkadang tanpa berucap
Cinta yang kau berikan padaku terkadang butuh waktu untuk merasakannya

Terkadang aku lupa ada keringat juga aimata tak terjatuh yang tak terlihat olehku darimu
Karena kau lelaki dan akupun lelaki
Karena kau bapakku dan aku anak lelakimu

Maafkan aku, bila cintaku belum membaluri sekujur jiwamu

Bapakku, terima kasih telah ajariku sebagai lelaki tangguh

Tuhanku, persatukan kami semua dalam surga-Mu nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar