Minggu, 01 Maret 2015

Mata Yang Angkuh

Berlagak flamboyan tapi kosong
Berlagak angkuh tapi miskin

Muak dengan bahasa yang tercetus dari mulutnya
Hanya penghormatan saja yang diminta tanpa mau menghormati

Kesombongannya tersirat dari seringai senyumnya
Tatapan matanya menggambarkan jelas rasa bak raja lalim

Jiwa yang gersang kering kerontang
Hati yang tanpa asma Tuhan bersemayam

Agama yang di jadikan senda-gurau belaka
Perintah Tuhan hanya sebatas ritual belaka

Nuraninya tanpa Tuhan
Lihatlah langkah-langkahnyapun kesetanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar