Sabtu, 14 November 2015

Para Pelicik

Mereka tertawa lalu mentertawakan
Mereka menangis kemudian menyeringai penuh keji
Rasa yang mereka miliki tak berperasaan
Menohok penuh pukulan bertubi-tubi membiru melebam
Berjalan melenggang setelah berbuat salah
Bersembunyi memasang muka tak bersalah
Bersemangat menunjuk orang lain atas kesalahannya

Sungguh bersungguh dan teramat sangat picik
Kelicikan para kaum berhati iblis
Dan ini melelahkan

Semoga Tuhan menyadarkan mereka
Bila hati mereka telah membatu
Matikan saja lalu bakarlah mereka dalam neraka

(Cikampek, Jum'at.13 November 2015. 15.30 wib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar