Minggu, 14 Februari 2016

Gurau Cinta Kita

Kau diam saja seolah penuh marah Bibirmu yang dulu penuh senyum kini terkatup dan cemberut Dirimu yang asyik dengan kecintaanmu Dirimu yang lupa pada gelak tawa canda kita
Dirimu memang keterlaluan dalam urusan mencinta Aku yang tersisihkan karena kisah cintamu Dan tak ada marah dalam dada Suatu saat kala kau sendiri pesona jenaka kita akan terbersit Lalu kaupun tersenyum simpul walau malu
Sungguh mungkin aku kecewa karena tak menikmati gurauanmu lagi Tapi sungguh tiada benci padamu
Karena dirimu rasa cinta terdalamku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar