"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Sabtu, 29 Oktober 2016
Khawatir Pada Rasanya
Khawatir rindunya bukan untukku
Khawatir pedulinya bukan untukku
Aku yang terlalu salah tingkah bila di dekatnya
Aku yang terlalu merasa semua hidupnya untukku
Dan aku memang terlalu khawatir
Khawatir bila rasanya bukan untukku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar