Minggu, 09 Oktober 2016

Tak Mau Temuimu

Jangan ajak bertemu
Tak sanggup melihat parasmu tanpa milikimu

Melihat potretmu saja telah gemetar
Membaca kabarmu saja telah berkecamuk rasa sayang tak tersentuh
Kagumimu untuk menutupi rasa cinta dan sayang
Lebih baik menyembunyikan diri dengan membawa rasa tentangmu

Dalam ruang ini menyentuhi segalamu dalam bingkai imajinasi
Ranjang yang beralas kain perca telah disiapkan tapi kau tak datang

Tiap sudut rumah menjadi saksi bisu di dunia sebagai tempat berhasrat dulu
Di sana  juga di sini saat dahulu saling meraba dan merasai

Kini bila harus bertemu tanpa kecapimu sungguh tak kuat
Tuhan dalam jiwa merantai diri

Jangan ajak bertemu kembali
Karena nafsu sesat datangnya bisa tiba-tiba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar