Selasa, 28 Maret 2017

Gerbang Tinggi

Aku harus lewat mana lagi?
Saat pintu gerbang depan rumahmu ditinggikan
Tak dapat melihat wajah indahmu sembunyi-sembunyi
Tak dapat lagi menautkan rasa yang tak terbalas
Semakin jauh saja menjadi kecintaan bagimu

Dan tak menyukai gerbang besi depan rumahmu
Terlalu tinggi dan terlihat angkuh juga seram
Seperti penyekat kasih antara kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar