Jumat, 18 Januari 2019

Menunggu Hari Itu

Sebenarnya tak mau lagi membahasnya
Tapi desiran angin seperti deburan ombak
Pelan namun terus menerpa badan
Penjelasanpun tak akan mampu memuaskan tiap isi kepala
Tersenyum lalu mengelus dada
Meninggalkan yang terbusuk
Melangkah kepada yang terbaik

Untuk apalagi dijelaskan
Seperti mencuci otak saja
Membasuh luka di pancuran darah
Anyirnya semakin kencang tercium
Jawaban yang menipu daya
Tipu muslihat ditembakkan
Mual mendengarnya
Membuat muntah melihatnya

Makan saja setiap tetes yang telah diyakini
Jangan pernah mengajak untuk menjadi pendukung setia
Semua yang terucap akan tertuntaskan
Semua laku yang tergerak akan ditunjukan

Bila di dunia bersembunyi di balik kelihaian bersilat lidah
Maka mari bersabar untuk pertunjukan kelak pada hari pembalasan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar