Sabtu, 25 Mei 2019

Kilauan Gemuruh

Ketika semua serba kikuk Etika yang menjadi tumpuan serasa buruk Violin memainkan merdu alunan Ikuti saja suara hati saat mulai menyayang Nyanyian nurani berpeganglah Gemuruh inginkanmu Ucapkan kerinduan yang mencabik-cabik Sejak awal berkenalan, cintapun telah meraja Tapi takut bilamana rasa ini tak kau kehendaki Intipi saja semua kehidupanmu dari kejauhan Aku yang tak mau kehilangan sosok dirimu Namun menunggu balasan rasa darimu bak guntur musim penghujan Sembilu menggurat kalbu Yang perihnya sama seperti silaunya menatap kilat petir Aku sedang fokus jatuh cinta padamu Heningnya jiwa walau kilau, gemuruh guntur juga suara biola ramai memekakkan suasana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar