Minggu, 29 Maret 2020

Mensyukuri Takdir

Saat terucap andaikan ibu bapak hanya miliki sepasang anak
Kakak perempuan dan kakak lelaki saja yang menjadi anaknya
Sempat bertanya "lalu akan menjadi anak siapakah takdir ini?"
Anak presidenkah?
Atau anak keturunan asingkah?
Anak pesohorkah?

Tetapi tiba-tiba seorang teman wanita mengingatkan dan "menegur" dengan halus
"Bagaimana jikalau takdir menetapkan menjadi seekor semut?"
Di saat itu tertegun dan memohon ampun pada Tuhan
Mengucap syukur untuk semua nikmat yang terberi

Diri yang kadang serakah lagi khilaf
Terima kasih telah di kelilingi teman-teman beriman

Saling mengingatkan dalam kebaikan semoga menjadi jalan menuju surga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar