Tuhan,
Rasa apa yang bertalu dalam dada
Sayang, mauku hanya bercinta denganmu
Saat berjumpa kau menjauh
Tuhan,
Benar-benar cintamu ingin ku jamah
Sekali dan mungkin akan menjadi pencandu
Cintamu saat bercinta selalu kunanti
"Hanya Kelembutan dengan bahasa kejujuran terdalam mampu menyibak relung-relung hati yang terkunci oleh gelap gulitanya perjalanan sakral kehidupan"
Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari: Koleksi Pribadi Slami Pekcikam
Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari : Koleksi Pribadi Slami Pekcikam
Minggu, 22 April 2012
Sabtu, 21 April 2012
Menangis
Dalam resah aku merana
Dalam desah nafas memburu aku kecewa
Manusia yang terlanjur bercinta
Tak berdaya saat percintaan tak datang kembali
Mengejarnya tapi dia melenggang
Kecewa lalu menangis aku
Dalam desah nafas memburu aku kecewa
Manusia yang terlanjur bercinta
Tak berdaya saat percintaan tak datang kembali
Mengejarnya tapi dia melenggang
Kecewa lalu menangis aku
Jumat, 20 April 2012
Bingung
Apa kabar dunia ?
Hari ini aku bingung
Apa kabar dunia ?
Hari ini tak mau bertemu iblis penggoda nafsu dunia
Bertambah bingung kala pendosa di bebaskan
Aku bingung dan tak kuasa
Maka aku tak berkata
Hari ini aku bingung
Apa kabar dunia ?
Hari ini tak mau bertemu iblis penggoda nafsu dunia
Bertambah bingung kala pendosa di bebaskan
Aku bingung dan tak kuasa
Maka aku tak berkata
Masih Bercinta Bersetan
Hari ini ingin kutinggalkan
Sejauh mata melihat
Sejauh hati merasa
Tak bisa tinggalkan percintaan ala setan
Batin nyeri
Berlari lalu terus berlari
Ranjang yang kering tanpa percintaan setan
Aku menangis dedosa ini
Ini nafsu bercinta
Ini bukan percintaan
Sejauh mata melihat
Sejauh hati merasa
Tak bisa tinggalkan percintaan ala setan
Batin nyeri
Berlari lalu terus berlari
Ranjang yang kering tanpa percintaan setan
Aku menangis dedosa ini
Ini nafsu bercinta
Ini bukan percintaan
Langganan:
Postingan (Atom)