Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari: Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari : Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Sabtu, 06 Februari 2016

Bohongi Aku Untuk Cinta

Merasakan esok tanpamu bagai neraka
Berjumpapun sikapmu biasa saja
Seperti tak pernah terjadi percintaan di antara kita berdua
Tingkahmu membuat perih semakin mendalam
Kata dusta tetaplah bohong
Apapun maksud dari bicara itu
Semua gerak juga segala gaya mampu menyibaknya

Bila dirimu tak mencinta maka katakan saja
Walau tak mau hal itu terjadi
Dalam bohong tetaplah berbohong
Maka cintailah lagi seperti dulu kita saling berhasrat

Berbohong saja bila tak mencinta
Katakan cinta lagi
Lalu rasakan lagi rasa yang belum tuntas

Malam ini ingin tetaplah semakin malam dan tak berakhir
Karena tak terasa nyaman bila esok tanpa pelukanmu

Hadir Tapi Absen

Untuk apa mereka hadir dalam hidupku
Mereka hampir tak bicara
Walaupun bicara hampir tak berbau cinta
Namun kehadiran mereka terasa menggairahkan
Mereka tiada cinta namun hadirnya mampu membuat jemari ini berjalan
Mereka ada tapi diam
Dan capek menunggu mereka bicara untuk berbagi cerita tentang cita juga cinta

Melihat mereka menyala dalam obrolan tapi tak bicara
Mereka cukup mengesalkan
Capek

Hadir tapi menjengkelkan

Sisipkan Aku

Lalu kaupun dengan duniamu
Kaupun asyik dengan kisah romantismu
Aku yang mengelus dada
Aku yang terabaikan olehmu
Aku yang terlena oleh sikap manismu
Terbuai oleh sedikit perhatian yang kau berikan
Kau yang tak pernah menganggapku ada
Tapi aku yang terlanjur hati terjangkit cinta

Bicaraku tak terdengar olehmu apalagi cintaku
Bila memilih pergi khawatir rasa rindu meronta

Bicaramu sedikit denganku
Bicaramu banyak dengan kisah romeo julietmu
Dan aku yang terpaksa memanggul rasa sayang padamu
Dan sungguh terasa berat memikul kasih sayang tak pernah terlihat olehmu

Aku yang tak memiliki hak apapun padamu
Kau dengan kisah romantismu
Selipkan namaku dalam kisahmu itu walau sedikit

Menguatkan Taqwa

Tuhan
Berilah kekuatan dalam langkah pemujaan
Penyembahan pada-Mu terasa ada sesak
Berilah kesabaran
Karena sujud pada Tuhan dan sabar merupakan sumber senjata terkuat

Diri yang lemah terkadang terbutakan oleh nafsu dunia
Semua tipu daya iblis yang seolah baik pada mata
Nafsu-nafsu sesat yang seolah menjadi wajar dan lumrah
Agama yang menjadi canda belaka

Takut bila semakin meneguh beriman maka gegoda bertambah

Diri yang fakir ilmu
Diri yang belum sempurna beragama
Kuatkan dalam semua ujian keteguhan iman

Tuhan
Dalam nafas tersisa ingin selalu bersamaMu
Jagalah diri agar tak zalimi dunia

Bersama Tuhan maka segalanya menjadi indah

Kamis, 04 Februari 2016

Cintaku Tak Terjawab

Hadir namun diam
Ada tapi laksana bersua dengan arca
Bila tak mencinta tak usah masam
Di hadapanmu seonggok manusia

 Lelah bicara banyak
Balasanmu sedikit hanya menjawab buat terkoyak
Hatimu tak berkasih
Ini membuat perih

Bila cintamu terlarang maka pergilah
Tak usah bersikap seperti penuh sayang
Mungkin jiwa ini telah lelah
Tanpamu tapi melihatmu dari atas bayang

 Kau buta atau pura-pura tak melihat
Segala perhatian ini padamu
Atau kau manusia jahat
Hingga hatimu telah membeku

Cinta tak terjawab
Kasih tak berbalas
Memandangimu dengan rasa sembab
Alasan tetap hidup untuk melihat senyummu pada paras


Aku Ingin Seperti "Mereka"

Kau bercengkrama dengan mereka
Tulisan indahmu untuk mereka
Senyumanmu untuk mereka
Tapi tidak untukku

Dan aku ingin diperlakukan seperti mereka olehmu

Dirimu Tak Tergantikan

Berapa lama mencari penggantimu
Dan seperti tak pernah menemukan
Walau banyak terpapar di hadapan
Walau banyak menyentuhi sesentuhan
Wangi tubuhmu selalu tercium
Setiap desahan lalu setiap lenuhan seolah oase kini

Mencintamu dan menyayangmu tak pernah terganti
Karena sulit mencari yang sepadan