dari:frogstafara.wordpress.com

dari:frogstafara.wordpress.com

Sabtu, 01 November 2014

BerTuhan Tapi Tak BerTuhan

Hartaku milikku
Semua kemewahan dunia karena aku yang bekerja keras
Menepikan nama Tuhan dalam campur tangan-Nya

Lihatlah dalam pencarian kekayaan ini
Tanpa Tuhan lalu semua jalan tergadaikan
Biar saja bila harus berkerabat dengan setan

Mencuri, menyembunyikan hak orang lain lalu menumpuk harta
Menjatuhkan orang lain yang bersebrangan dengan otakku
Aku raja dunia dan sedang melupa pada kematian

Harta dunia yang tak akan di bawa mati
Bila mati tiada harta yang berguna untuk Tuhan
Najisnya harta hanya akan membawa sengsara di hadapan Tuhan

Masihkah berharap di puja oleh manusia ?
Masihkah berharap di sanjung oleh manusia ?
Lalu Tuhan hanya sekedar perayaan hati belaka

Saat Tuhan tak meresap dalam langkah di dunia
Riuhnya langkah yang menari dalam derita orang lain
Angkuhnya hati karena berTuhan tapi tak berTuhan dalam dunia

Hentikan Hinaan Ini

Mereka tertawa
Mereka menghujat
Mereka mengkerdilkan
Mereka berlaku seakan mereka semua tuhan

Dalam diam terkadang menangis atas ulah mereka
Dalam sepi terkadang sedih memintal badan
Diri ini manusia bukan batu karang ataupun gunung yang megah
Merekapun manusia dan kesalahan selalu ada pada mereka

Atas dasar apa mereka selalu memperolokkan diri ini?
Atas dasar apa mereka selalu menghina diri ini ?
Diri ini diam bukan mengaku kalah dan menyerah
Dalam diam ada doa panjang pada Tuhan

Diri ini sakit akan perilaku mereka
Ucapan mereka yang terkadang meluka dalam hati
Berlari dalam hujan biar airmata tersamarkan dalam rinainya hujan
Mereka bukan tuhan

Berharap Tuhan tak menggelapkan hati
Berharap Tuhan selalu menerangkan hati
Diri memaklumi sikap mereka
Ketegaran jiwa karena miliki Tuhan

Semoga Tuhan Tiada Bosan

Maafkan aku, Tuhan
Bila pagi ini masih terkapar dalam penantian yang tak berujung pangkal
Masih setia menunggu sesuatu yang tak dapat kupegang

Berjuta kali kata maaf pada-Mu, Tuhan terlontar dari mulutku
Penungguan akan dirinya untuk seperti dulu
Mencandu lagi lalu mereguk kenikmatan kesesatan

Sejujurnya telah membosan pada hal ini
Tapi nafsu yang dibisikkan setan seakan membenarkan langkah
Setan membuhul pada ubun-ubun kepala

Tuhanku, dalam lemah diri ini aku berserah pada-Mu
Sungguh tiada kuasaku atas diriku sendiri kecuali atas kuasa-Mu
Maafkan aku, Tuhan

Aku mau hancurlah semua kemauan yang tak berTuhan
Sungguh terlalu lelah bila selamanya bertaut akan hasrat setan
Semoga Tuhan tiada pernah bosan memandu jiwaku

Rabu, 29 Oktober 2014

Dedosa Bak Sambal

Melukis asma Tuhan di langit malam dengan tinta hitam
Aku yang penuh salah
Berlumuran dedosa
Malu diri pada Tuhan

Bercanda dengan laku setan
Berkata kasar dan bermulut busuk bak binatang
Memuja dunia dengan kehidupan aroma setan
Aku malu pada Tuhan

Ibadah yang kupersembahkan
Kemudian perilaku iblis kujalankan
Seolah segala dosa tampak benar pada pandangan
Aku malu pada Tuhan

Namun rasa malu ini seolah sambal
Saat bahagia duniawi menyeruak melupa pada Tuhan
Aku manusia penuh nafsu
Dan aku sekali lagi sangat malu pada Tuhan

Minggu, 19 Oktober 2014

Tuhan Itu Ada

Tuhan itu penuh indah
Tuhan itu penuh sombong
Tuhan itu penuh gemerlap
Lalu pantaskah diri menyandang segala angkuh di dunia?

Dalam dunia penuh keteraturan Sang Pencipta
Semesta tidak pernah ada dengan sendirinya
Jagad raya bergerak selaras karena ada Sang Penggerak
Lalu pantaskah berlaku seolah Tuhan itu tidak ada?

Makhluk dunia miliki keunikan tersendiri
Bukti nyata bahwa Tuhan menegaskan tandaNya
Selayaknya bersyukur atas segalanya
Lalu pantaskah berbuat kerusakan di atas muka bumi ini?

Karena Tuhan itu ada
Kikislah ego manusiawi diri
Rasakan Tuhan itu Sang Esa
Tuhan Maha Tinggi tak butuh berkawan


Semoga Hilang Lalu Senang

Tuhan, jagalah aku dari sesatnya langkah

Begitu banyak racun dunia tersedia di sini
Hasratku lenyap seketika saat racun berbaur dengan asma Tuhan
Hasrat sesat yang lenyap seketika
Dan aku tenang

Tuhan, jagalah aku dari dustanya nafsu dunia

Segalanya membuatku menangis
Sembab itu ada dan menggelayut di kelopak mata
Dada menahan rasa yang menohok badan
Dan aku senang

Sabtu, 18 Oktober 2014

Bercinta Tanpa Restu Tuhan

Kala agama hanya menjadi pajangan di lemari
Kala panggilan azan hanya penghias telinga
Kala segala tentang agama hanya sekedar candaan belaka

Masih layakkah mengaku menjadi manusia yang beragama?


Percintaan dunia yang merumitkan mata
Memandang segala nikmat dunia walau sesat indah
Iblis selalu mengintai mencari kawan di neraka

Masihkah tertawa dalam cinta yang tak berTuhan?


Di mana agama di simpan?