Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari: Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari : Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Minggu, 30 Agustus 2015

Bergegas BerTuhan

Seharusnya hidup ini bahagia dan tak usah ada duka
Kejahatan selalu ada membentang tapi tak lantas surut bertindak kebenaran

Teman terbaik bisa menjadi musuh terjahat
Musuh terjahat bisa menjadi penolong terdahsyat
Bersandarlah pada kebajikan Tuhan maka segalanya akan terpeluki

Percaya saja pada nurani rasa keTuhanan
Kebaikan yang tulus dari Tuhan selalu ajarkan kebaikan pada dunia

Tak ada sombong
Tak ada dengki
Tak ada pembunuhan dan penghancuran
Tak ada kecurangan dalam segala laku kehidupan

Seharusnya hidup ini bahagia maka berTuhanlah bergegas

Seksimu, Duhai Wanita

Wanita itu seksi
Seluruh tubuhnya memancarkan aura keindahan
Bahkan dalam pakaian tertutupnya selalu ada dorongan rasa seksi
Bahkan suaranyapun tanpa memandang parasnya merupakan seksi yang tak terkira

Wajah-wajahmu yang terpampang jelas pada dunia
Menjadi bangga kala wajah-wajah yang seharusnya menjadi penglihatan penghuni rumah saja
Tubuh-tubuhmu lalu suara-suaramu terbagikan untuk mereka yang menyebut dirimu kekasihnya
Wanita itu seksi

Liukan tubuh-tubuh mereka
Erangan suara-suara mereka
Paras wajah-wajah mereka
Seksimu memancarkan segala jenis goda bagi para lelaki

Seksimu, duhai wanita
Sembunyikanlah seksimu dan biarkanlah hanya para penghuni rumah yang menikmati seksimu
Wanita itu tulang yang bengkok
Bila dikasari maka akan terluka dan bila diluruskan maka tetap akan menjadi bengkok

Para wanita yang seksi
Membacalah pada firman-firman Tuhan
Para lelaki yang menjadi budak-budak atas seksimu
Para lelaki yang menjaga seksimu agar tak terkotori dunia

Seksimu, duhai wanita
Dan merendah dirilah di hadapan Tuhan


Duka Suka Tetaplah BerTuhan

Doa-doa ini mengarah ke langit
Dalam lemah diri saat terluka memuja Tuhan penuh kesungguhan
Hitamnya jiwa yang penuh dedosa lalu menangisi segala laku-laku sesat
Dan ini dilakukan saat dunia seolah tak bersahabat dengan diri
Saat diri terkukung derita hanya Tuhan saja menjadi sandaran jiwa

Dan betapa lucunya saat bahagia dunia menerpa diri
Bergelimang harta benda lalu puja-puji manusia hinggap pada tubuh
Tuhanpun seolah menjadi selingan waktu belaka
Tertawa lalu angkuh jiwa menjadi mahkota hidup
Saat diri terantai oleh kebahagiaan dunia maka berTuhan bak topeng belaka

Lihatlah sindiran-sindiran ini lalu mereka beranjak pergi dari tempat duduknya
Perhiasan-perhiasan beserta atribut dunia yang dipertontonkan
Kesombongan menjadi bahasa kehidupan
Kekasaran bahasa menjadi bahasa nurani
Merasa diri paling benar dan seluruh dunia lemah juga salah pada pandangannya

Duhai jiwa yang sesungguhnya akan mengalami kematian
Bila duka dan suka melanda kehidupan ini maka tetaplah teguh dalam berTuhan

Jumat, 28 Agustus 2015

Nurani Pada Jiwa Yang Pekat

Meraba nurani dalam pekatnya gelap
Rasa lapar para manusia yang kelaparan
Rasa haus para manusia yang sangat dahaga
Rasa dingin yang menggigilkan badan para manusia yang tak berselimut dan tak beratap
Terpaan udara dingin membuat bergetar seluruh badan
Perut yang lapar membuat seluruh kondisi semakin kelam

Dan di sisi dunia lain tertawa penuh kejayaan
Menghamburkan uang untuk hal-hal yang remeh
Makanan yang bersisa di sisi piring para pelahap
Air bersih yang terus terhambur-hamburkan
Baju-baju yang terbaru lalu rumah-rumah berlomba saling menjulang ke langit
Hidup bermewah-mewahan dan melupakan sekitarnya

Berjalan membusungkan dada dan mendongakkan kepala
Berkacak pinggang serasa penuh wibawa

Meraba nurani dalam pekatnya jiwa

BerTuhan Suatu Hal Aneh

Cinta dan lagi-lagi cinta yang mereka katakan
Tak pernah terlintas sedikitpun untuk membawa Tuhan dalam bercinta
Percintaan yang tanpa ikatan lalu Tuhanpun terpinggirkan
Mengakui menyembah Tuhan tapi bermesraan tak restu Tuhan
Sulit memang kala dunia telah anggap berkasih tanpa Tuhan menjadi hal biasa
Tak mengikutinya dianggap menjadi suatu keanehan di mata dunia

Beriman itu tak mudah
Saat berTuhan meneguh dipandang sesuatu hal yang ajaib

Dan seharusnya hanya mencintai Tuhan saja
Namun buih-buih asmara dunia yang dilepaskan iblis terus menggelitik
Berkata mesra lalu saling memeluk lalu saling berpegangan tangan dan menggelinjang
Keindahan cinta dunia yang memabukkan seluruh panca indera
Semua kekayaan merupakan semata-mata hasil keringat kerasnya
Dan Tuhan tak mempunyai andil di dalamnya

Beriman itu tak mudah
Saat berTuhan meneguh dipandang sesuatu hal yang ajaib

Angkuh juga kasar telah mengikat pada badan
Tetap dan masih bergulat dengan cinta dunia
Pemujaan pada dunia dan menganggap diri telah beriman
Padahal iblis telah membelokkan rasa beriman menjadi sebuah kesombongan
Sujud-sujud pada Tuhan di tengah lapang
Menyebut nama Tuhan di atas tiang keramaian

Beriman itu tak mudah
Saat berTuhan meneguh dipandang sesuatu hal yang ajaib

Dunia Dalam Pencarian Tuhan

Pengap lagi sesak suasana di sekitar
Suntuk memenuhi rongga kepala

Dunia menilai diri
Dunia membicarakan diri
Namun dunia menolak diri bergabung bercengkrama

Egois dan angkuh menjadi bahasa sehari-hari
Lelah dan teramat penat menjalani hari berTuhan sedangkan setan tetap mengintai

Merasa diri paling beriman
Setan yang telah berhasil menghembuskan buhul-buhul godaannya

Dan terkapar dalam penyesalan
Dan tak berkutik dalam penderitaan

Mencari Tuhan dalam perjalanan panjang di dunia ini
Padahal hidup di dunia ini tak abadi

Dunia Semu Nan Palsu

Saat harus berteman dengan yang tidak kita sukai
Saat berkata tapi terasa menyesakkan dada
Sungguh hanya perlu teman bicara
Dan ternyata cukup Tuhan saja yang menjadi setia

Terjaga setiap malam saat tak tahu lagi kepada siapa rindu harus dibagi
Mata sulit terpejam walau bahagia dan walau gundah meraja tetap sama saja terasa
Hidup seolah berwarna tapi hampa dalam dada
Tanpa Tuhan tak akan bisa berjalan sempurna di dunia ini

Pertolongan-pertolongan kita seolah tak terhargai manusia
Lantas menjadi lelah untuk berbuat baik?
Perbuatan-perbuatan baik tetap harus terjaga
Karena hidup kita untuk Tuhan bukan untuk dunia

(inspirasi dari film terakhir Robin Williams "boulevard")