dari:frogstafara.wordpress.com

dari:frogstafara.wordpress.com

Rabu, 01 Oktober 2014

Dalam Lemah Diri

Terlalu lelah bercengkrama dengan dunia
Badan terasa lemas

Maaf, bila tersungkur memuja Tuhan tak sempurna
Dalam sujud terdalam mencari damai

Menyebut nama Tuhan dalam panggilan terbata
Menyembah dalam limbungnya badan

Maaf, bila pemujaan ini tak sempurna
Rangkul aku Tuhan

Minggu, 28 September 2014

Angkara Indah Dosa

Dalam keindahan yang seolah tiada batasnya
Banyak angkara dalam keindahan yang semu
Terlalu penuh angkuh dalam damai yang dusta tampak pada mata
Penghormatan yang dipaksakan karena semua pembicara telah gagu

Silahkan saja terus berontak tanpa mengindahkan kaidah
Kecapaian bila harus terus menjelaskan
Membusa mulut menjabarkan tentang akidah
Dan mereka kaum yang tidak mempercayai Tuhan

Habis sudah rasa sabar ini
Aku manusia bukan nabi
Aku pergi
Aku tak peduli


Tuhan Bukan Mainan

Terima kasih atas akal yang diberikan
Terima kasih atas pertemanan
Terima kasih kini lebih paham makna kelelakian

Tak mau lagi bercanda dengan dedosa
Tak sudi lagi terombang-ambing nafsu semata
Tak peduli atas perkataan sesatnya dunia

Dalam langkah menuju Tuhan aku pahami
Dunia tak untuk berharap penghormatan insani
Ada hidup setelah mati

Aku terhuyung berharap meraih cahaya iman
Sangat bodoh bila menggadaikan Tuhan

Karena Tuhan bukan mainan

Hari Bahagiamu

Maaf, bila kata-kata ini terlambat
Hari bahagiamu telah terlewat

Tiada hadiah yang kuberi
Hari bahagiamu maka cintai

Harapku padamu Tuhan selalu bersama
Karena sungguh gembiralah di hari bahagia

Sabtu, 27 September 2014

Tidak Dengan Kamu

Tidak denganmu karena kebisuan yang ada
Bicara padamu seperti menghadap tembok baja
Sahutan yang kunanti tak ada
Percuma

Menunggu kau bicara membuat hati teriris
Kosakataku seakan habis
Aku hanya berkata
Kau hanya mendengar saja

Ceritaku mungkin tidak dengan kamu



Konyolnya Diri Yang Angkuh

Jika Tuhan sanggup kuatur maka aku ingin jadi tuhan
Tapi aku hanya hamba
Tak layak sombong menjadi candu kehidupan

Bila sepi merajut dalam badan lantas salahkan Tuhan ?
Bila derita menghantam hidup lantas sudutkan Tuhan ?
Adilkah aku ?

Kerdilnya jiwa bila segala duka disalahkan pada Tuhan
Seharusnya dapat lebih membaca salah diri
Bertafakurlah aku dalam dedosa

Maafkan aku, Tuhan
Bila hanya nafsu bahagia saja yang ada dalam otakku
Karena selalu ada nasehat di setiap jalan Tuhan

Manusia Biasa

Kisah hidupku biasa saja di bumi
Tiada yang istimewa dalam perjalanan ini
Dalam hidup suka duka datang silih berganti
Dalam hidup cinta dan benci datang dan pergi

Aku manusia biasa

Terkadang menangis lalu terkadang senyum penuh tawa
Inilah hidup penuh romantika
Tak hendak berbagi cerita
Cukup berbagi dengan Tuhan saja

Karena aku manusia biasa