Maafkan aku, Tuhan
Bila pagi ini masih terkapar dalam penantian yang tak berujung pangkal
Masih setia menunggu sesuatu yang tak dapat kupegang
Berjuta kali kata maaf pada-Mu, Tuhan terlontar dari mulutku
Penungguan akan dirinya untuk seperti dulu
Mencandu lagi lalu mereguk kenikmatan kesesatan
Sejujurnya telah membosan pada hal ini
Tapi nafsu yang dibisikkan setan seakan membenarkan langkah
Setan membuhul pada ubun-ubun kepala
Tuhanku, dalam lemah diri ini aku berserah pada-Mu
Sungguh tiada kuasaku atas diriku sendiri kecuali atas kuasa-Mu
Maafkan aku, Tuhan
Aku mau hancurlah semua kemauan yang tak berTuhan
Sungguh terlalu lelah bila selamanya bertaut akan hasrat setan
Semoga Tuhan tiada pernah bosan memandu jiwaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar