Manusia hidup dengan prasangkanya masing-masing
Sesakit itu
Senyeri ini
Sesakit itu
Senyeri ini
Beradu jotos sesama anak bangsa
Etika tak di jaga
Mengagungkan gelar, tahta juga harta
Trauma yang tak lekang
Masih membekas meski memaafkan
Sesakit ini mencinta saat tak lagi bersama
Begitu naifnya saat mencinta
Semua rasa tercurah untuknya
Meski tak tahu rasanya untukku itu ada atau tiada?
Atau rasanya sekedar dusta?
Saat mencintaku menjadi tererat dengan jerat
Bila kini mengingatnya menjadi tanya
Mengapa langkahku seperti itu?
Tak menyesal mencintaimu karena indah bagiku saat itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar