Aku memaksa melangkah lalu tersungkur bersujud
Urai segala resah di hadapan Sang Satu
Fiktif imajinasi yang di hembuskan iblis seolah nyata
Ingin akhiri kongsi dengan iblis di jiwa dan pikiran
Kemelut jiwa juga otak saat iblis menjadi racun pada badan
Angkuh diri melihat dunia yang semakin tua
Lipatan suka dan duka menjadi bumbu jalan Tuhan
Inilah aku dengan segala kesombonganku
Intip segala racun yang terkadang menipu diri
Manisnya racun saat dunia berada dalam pelukan
Ada hidup setelah mati maka segeralah berTuhan
Namun inginku terus memaksa menghasrati maka jagalah aku,Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar