Selalu saja ada namanya kau sebut
Seolah kau tepikan kisah kasih kita
Kau anggap apa semua cerita kita?
Saat kutanyakan kau malah balik bertanya
Apa?
Kau tak mengerti atau dusta tak mengerti?
Kau tak harus menyuruhku pergi
Karena terlanjur menyukaimu
Walau kau lebih sering memujanya dalam pembicaraan kita
Aku yang mengalah demi kau bahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar