November 2025 begitu banyak kata setelah ribuan purnama tanpa bahasa
Bersamanya bahagia
Tetapi dirinya yang memilih bermain pada kata percaya
Tertampar realita
Berlama bersama
Namun aku bukan pilihannya
Sedalam apapun rayuan
Serumit apapun perkataan
Dirinya tak bergeming pada pendirian
Cinta, sayang, percayanya sekedar ungkapan bukan perasaan
Kepergiannya menyisakan tanya
Adakah aku pada hatinya?
Ataukah selama bersama hanya sekedar sandiwara?
Menunggu dan menunggu
Ejawantah rasanya tak benar-benar ada
Bermain kata lalu selalu menyudutkan
Ucapannya selalu aib semua waktu yang telah dan akan terjalin
Kesedihan mengepang hati
Baginya semua kisah rasa merupakan aib
Bagiku semua perasaan penuh cinta juga kenyamanan
Mengapa dulu dirinya menghampiriku bila rasa kita tak seutuh hati dirinya jalani?
Realita yang kejam darinya
Saat dirinya acuhkanku
Saat diriku telah nyaman dengan keberadaannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar