Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Alam Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari: Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Pemandangan Jalan Raya Memecah Bukit Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Dari : Koleksi Pribadi Slami Pekcikam

Senin, 09 Januari 2017

Bidadari Berwujud Manusia

Bidadaripun bisa terluka
Karena bidadari yang satu ini berbadan manusia
Hatinya sesejuk embun pagi pegunungan
Bahasa dan lakunya merujuk kata-kata keTuhanan

Jika memang brengsek dan bedebah dari awal maka mundurlah
Bila ksatria maka berkatalah bahwa telah kalah
Jangan hancurkan pondasi yang telah dibangun dengan susah payah
Bekerja terus bekerja bukan sekedar semboyan tak bertuah

Lakukan dengan hati
Maka segalanya akan senantiasa berarti
Melihatlah dengan hati bidadari
Walau manusia tapi bisa sebaik wali

Kesakitan sang bidadari yang tak terjamah
Rasa luka pengorbanan mencoba tak semakin parah
Tak berniat mengulik dan mempertontonkan segala perih
Karena seorang ksatria berkorban demi kebaikan walau dirinya pedih

Tak hanya mengobral kebusukan yang ditutupi kain putih
Tak hanya mempertontonkan laku-laku yang seolah tampak bersih
Dan inilah seorang bidadari bergelar ksatria
Tidak rakus pada pujian juga harta

Bidadari ini berwujud manusia
Walau kematian melanda tak membuat hilang
Lihatlah bintang
Keserasian semesta menjadi tujuannya

( inspirasi dari film korea my annoying brother)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar