Bertepuk tangan atas derita orang
Tertawa dan menari saat musibah menimpa tetangga
Terlalu bengis
Mereka sampah
Hanya meminta penghormatan
Hanya meminta pengakuan
Tanpa pernah mau berempati terhadap sesama
Mereka sampah
Kejamnya bibir saat berucap
Di hati hanya dengki juga iri
Pola pikirnya hanya untuk menjatuhkan
Mereka sampah
Saat keberhasilan digenggam
Lalu pamerkan segala atribut pada dunia
Tak peduli saat ada yang terluka
Dan sekali lagi mereka adalah sampah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar